Kapolres Rembang Hadiri Peletakan Batu Pertama Pos Polisi Tegaldowo

Diri

15 December 2025


Rembang, Tribuanapost.com – Kapolres Rembang AKBP Dhanang Bagus Anggoro menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Pos Polisi Tegaldowo di Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, pada akhir pekan lalu. Acara dihadiri Forkopimcam Gunem, Kepala Desa Tegaldowo, serta tokoh masyarakat setempat.

Kapolres mengungkapkan perasaan campur aduk antara malu dan bangga atas inisiatif warga. Undangan acara diterima secara mendadak, sehingga belum melalui prosedur pelaporan berjenjang ke pimpinan. “Saya malu bercampur bangga. Malu karena ini mendadak, tapi bangga karena ada kepedulian masyarakat untuk membangun fasilitas kepolisian,” ujar Dhanang dalam sambutannya.

Kecamatan Gunem mencakup 16 desa dengan populasi sekitar 24 ribu jiwa. Desa Tegaldowo menonjol sebagai desa terpadat sekaligus berlokasi strategis, berbatasan langsung dengan beberapa desa tetangga. Lokasi ini menjadikannya pusat aktivitas masyarakat di wilayah timur Gunem.

Pembangunan pos polisi ini didorong oleh jarak kantor polisi terdekat yang terlalu jauh. Saat ini, warga Tegaldowo dan sekitarnya harus menempuh belasan kilometer ke arah Kecamatan Pamotan untuk urusan kepolisian. “Jaraknya belasan kilometer dan lebih dekat ke arah Pamotan. Ini tentu menyulitkan masyarakat,” tambah Kapolres.

Menurut Dhanang, pos polisi baru akan mempersingkat akses pelayanan. Warga bisa lebih cepat melaporkan kejadian, meminta bantuan, atau berkonsultasi soal keamanan tanpa perjalanan panjang. Hal ini krusial di daerah pedesaan seperti Gunem, di mana mobilitas terbatas dan isu keamanan seperti pencurian atau konflik agraria sering muncul.

Kapolres menegaskan, meski acara mendadak, rencana pembangunan tetap akan dilaporkan secara resmi ke pimpinan Polres Rembang sesuai prosedur. “Kami akan ikuti mekanisme yang berlaku agar semuanya transparan dan akuntabel,” katanya. Ia berharap pos polisi ini rampung secepatnya untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Gunem.

Inisiatif warga Tegaldowo mencerminkan pola kolaborasi antara masyarakat dan polisi di Rembang. Sebelumnya, swadaya serupa pernah dilakukan di desa-desa lain, seperti pembangunan pos ronda di Kecamatan Sulang. Data Polres Rembang menunjukkan, kehadiran pos polisi sektor mendekatkan pelayanan hingga 30% lebih efektif dalam respons kejadian darurat.

Kepala Desa Tegaldowo, yang enggan disebut namanya, menyambut baik kehadiran Kapolres. “Ini bukti polisi peduli dengan kami. Pos polisi ini akan jadi garda terdepan cegah kriminalitas,” ungkapnya singkat. Tokoh masyarakat setempat juga berharap fasilitas ini dilengkapi teknologi sederhana seperti CCTV untuk pengawasan 24 jam.

Pembangunan pos polisi ini bagian dari upaya Polri tingkatkan Polmas (policing berbasis masyarakat) di Jawa Tengah. Di tingkat kabupaten, Rembang targetkan tambah tiga pos polisi baru tahun ini. Keberadaannya di Tegaldowo diproyeksikan layani minimal 5.000 jiwa di radius 5 kilometer.

Dengan dukungan penuh aparat, proyek ini diharapkan selesai dalam enam bulan. Masyarakat Gunem kini menanti manfaat nyata: wilayah lebih aman, pelayanan lebih dekat, dan kepercayaan publik pada polisi semakin kuat.


Pewarta (Diri)

Leave a Comment