ASN Perempuan Ditemukan Tewas Mengapung di Laut Rembang, Diduga Pergi Setelah Terima Telepon Misterius

redaksi

12 August 2025


Tribuanapost.id-Rembang – Warga Rembang dikejutkan oleh penemuan sesosok jenazah perempuan berseragam Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terapung di perairan dekat reklamasi baru sisi timur Pelabuhan Tasikagung, Senin (11/8/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh warga yang sedang memancing di sekitar lokasi. Saat ditemukan, korban masih mengenakan perhiasan kalung emas di lehernya. Warga kemudian segera menghubungi aparat kepolisian untuk melakukan evakuasi.

Jenazah korban dievakuasi oleh tim Polair Polres Rembang dan dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. R. Soetrasno Rembang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Polair Polres Rembang, AKP Mundi, mengungkapkan bahwa pada awalnya identitas korban belum diketahui.
“Korban berjenis kelamin perempuan, mengenakan seragam ASN, namun saat ditemukan tidak membawa kartu identitas,” jelasnya.

Identitas Terungkap

Setelah dilakukan pencarian data dan konfirmasi pihak keluarga, korban akhirnya teridentifikasi sebagai Jihana Ratika Dewi (28), warga Kelurahan Tanjungsari, Rembang. Jihana merupakan ASN berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Rembang.

Informasi ini dipastikan setelah suami korban, Thoriq Dwi Prayuda, datang ke RSUD Rembang untuk mengecek. Begitu memastikan bahwa jenazah tersebut adalah istrinya, Thoriq tampak terpukul dan menangis histeris.

Kepada polisi, Thoriq menuturkan bahwa pada Senin pagi ia mengantar sang istri berangkat kerja. Menurutnya, tidak ada tanda-tanda mencurigakan.
“Iya, saya yang mengantar. Biasanya saya berhenti di depan kantor, tapi pagi tadi saya masuk sampai halaman kantor,” ujarnya.

Kronologi Sebelum Hilang

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di DPKP, Jihana mengikuti apel pagi seperti biasa. Seusai apel, ia menuju meja kerjanya. Tidak lama kemudian, ia menerima telepon dari seseorang dan memutuskan keluar kantor.

Barang-barang pribadinya, seperti ponsel, dompet, KTP, tas, dan jaket, ditinggalkan di meja kerja. Karena kantor DPKP tidak dilengkapi kamera CCTV, tidak diketahui apakah ia pergi dijemput seseorang atau berjalan sendiri.

Namun, rekaman CCTV di kawasan Tugu Adipura, tepat di depan Gedung DPRD Rembang, menunjukkan korban berjalan kaki sendirian sekitar pukul 08.10 WIB.

Temuan Hasil Pemeriksaan Awal

Setelah jenazah diperiksa, tim medis menemukan adanya luka memar di beberapa bagian tubuh korban, serta indikasi patah tulang. Kaur Binops Satreskrim Polres Rembang, Iptu Widodo Eko Prasetyo, menyatakan bahwa pihaknya memutuskan melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian.

“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab luka yang ada di tubuh korban. Saat ini proses masih dalam tahap pendalaman dan penyelidikan. Begitu ada perkembangan, akan kami sampaikan,” terangnya.

Polisi juga terus mengumpulkan informasi dari berbagai pihak, termasuk rekan kerja dan keluarga korban. Penyelidikan difokuskan pada aktivitas korban sebelum meninggalkan kantor, serta siapa yang menghubunginya melalui telepon.

Latar Belakang Korban

Diketahui, Jihana baru saja melahirkan anak pertamanya beberapa waktu lalu. Rekan-rekannya di kantor menyebutnya sebagai sosok ramah dan berdedikasi dalam pekerjaan. Kepergiannya secara mendadak ini membuat kolega dan kerabat dekat terkejut dan berduka.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi dari tim forensik RSUD dr. R. Soetrasno Rembang untuk memastikan penyebab kematian, apakah karena kecelakaan, tindak kekerasan, atau faktor lainnya.

Peristiwa ini juga memunculkan banyak spekulasi di masyarakat. Namun, polisi mengimbau agar publik tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi, demi menjaga proses penyelidikan dan menghormati keluarga korban.

Kasus ini kini ditangani oleh gabungan tim dari Satreskrim dan Satpolair Polres Rembang. Polisi berharap dalam waktu dekat dapat mengungkap rangkaian kejadian yang menimpa korban, termasuk siapa pihak terakhir yang berkomunikasi dengannya sebelum ia meninggalkan kantor.


Leave a Comment